Jumat, 02 Oktober 2015

BAB I NETWORK TOPOLOGI AND EQUIPMENT

TUGAS BAB I NETWORK TOPOLOGI AND EQUIPMENT

IV. Tugas Pendahuluan

1. Gambar diagram penampang kabel Stright dan kabel Cross

       

2. Pembagian kelas address didalam TCP/IP
  • Kelas A, yang terdiri dari 8 bit pertama merupakan bit network, sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host
  • Kelas B, yang terdiri dari 16 bit pertama merupakan bit network, sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host.
  • Kelas C, yang terdiri dari 24 bit pertama merupakan bit network, sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host.
3. Pengertian dari, Network address, Broadcast address, dan Netmask.
  1. Network address yaitu suatu alamat jaringan yang dapat diatur dalam suatu komputer yang memungkinkan komputer tersebut dapat terhubung kedalam suatu jaringan.
  2. Broadcast address, yaitu suatu alamat yang digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan.
  3. Netmask, yaitu suatu pengelompokan pengalamatan yang terdiri dari 32 bit, yang saling berhubungan erat dengan alamat IP.
4. kegunaan dari perintah dmesg dan grep  pada linux.
  •  Perintah dmesg berfungsi untuk mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot.
           Sintax : [root@WSC204-11 root]# dmesg |
  • Perintah grep berfungsi untuk mengecek suatu perangkat.
          Sintax : [root@WSC204-11 root]# dmesg | grep

          contoh perintah untuk mengecek ethernet card
          Sintax : [root@WSC204-11 root]# dmesg | grep eth

5.  Perintah ifconfig dalam linux berfungsi untuk mengecek hasil konfigurasi suatu jaringan.

          Sintax : [root@WSC204-11 root]# ifconfig
6. Perintah ping dalam linux berfungsi untuk mengecek konektifitas  dengan komputer lain.

         Sintax : [root@WSC204-11 root]# ping

 V. Percobaan

4.
      f . Pengecekkan ethernet card.

        root@debian:/home/gungun# dmesg | grep eth


     hasil analisa : setelah melakukan perintah diatas maka muncul keterangan yang menunjukan        informasi perangkat jaringan yang digunakan pada komputer kita.

    f. Konfigurasi jaringan dengan mengetikkan perintah:
       root@debian:/home/gungun#ifconfig eth0 10.252.105.111 netmask 255.255.255.0 up

    

     hasil analisa : dengan mengetikkan perintah diatas maka eth0 yang bertindak sebagai perangkat    jaringan telah diberikan alamat jaringan dengan rincian sebagai berikut:
  • Alamat ip                 = 10.252.105.111
  • Subnetmask             = 255.255.255.0
  • Alamat Broadcast    = 10.252.105.255
5. Mengecek konektifitas menggunakan perintah ping no_address ke komputer yang berada pada 1 jaringan.



Hasil analisa, Komputer dapat terkoneksi dengan komputer yang berada dalam satu jaringan,yaitu komputer yang mempunyai alamat IP 10.252.105.12 dan Netmask 255.255.255.0.

6. Mengecek konektivitas dengan komputer yang berbeda subnet





hasil analisa : tidak ada konektifitas yang terjadi dan muncul pesan " network is unreachable" yang artinya jaringan tidak tercapai.


8. Mengecek konektifitas dengan komputer yang berbeda subnet setelah diberi alamat gateway 10.252.105.1



hasil analisa : Setelah pemberian alamat gateway terjadi perubahan pesan yang muncul yaitu menjadi "Destination host unreachable" yang artinya host jaringan tidak bisa dijangkau.

9. Perintah netconfig tidak bisa dijalankan





  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar